Simplifa.ai Dukung Seminar Internasional APPI 2025: Merangkul Masa Depan Ekonomi Indonesia


Bali, 11 Juli 2025 — Simplifa.ai dengan bangga menjadi salah satu sponsor resmi Seminar Internasional Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) yang diselenggarakan di The Anvaya Ballroom Beach Resort, Bali.
Mengusung tema "Tantangan Global, ASEAN, dan Indonesia terhadap Ekonomi Indonesia", konferensi ini mempertemukan para pemimpin industri, regulator, dan pelaku utama sektor jasa keuangan dari seluruh Indonesia.
Sejumlah tokoh terkemuka turut hadir sebagai pembicara, di antaranya Suwandi Wiratno, Ketua APPI; Agusman, Kepala Eksekutif Pengawasan Lembaga Keuangan Non-Bank OJK; Aman Firmansyah, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan dan Modal Ventura OJK; serta Gundy Cahyadi, Ekonom Senior. Para pembicara membahas berbagai tren yang memengaruhi pasar keuangan Indonesia, termasuk pentingnya transformasi digital dalam strategi pemasaran sektor keuangan.
Melalui partisipasinya dalam acara ini, Simplifa.ai menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi digital di sektor keuangan dan mendukung kemajuan ekonomi digital Indonesia. Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan automasi dan kecerdasan buatan (AI) yang membantu lembaga keuangan meningkatkan efisiensi, akurasi, dan konsolidasi proses bisnis. Simplifa.ai percaya bahwa langkah ini merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem keuangan yang inovatif, berkelanjutan, dan siap menghadapi masa depan.
Profil Simplifa.AI
Simplifa.AI adalah platform kecerdasan buatan yang membantu perusahaan menganalisis mutasi bank dan laporan keuangan untuk mempercepat proses verifikasi dan pengambilan keputusan kredit secara otomatis dan akurat.
Kontak Media
Email: hello@simplifa.ai
Website: www.simplifa.ai
Artikel Terkait

Jenis dokumen yang sering diproses dengan parsing mencakup laporan keuangan hingga catatan kesehatan. Teknologi parsing dokumen berbasis AI mendukung efisiensi kerja.

Digitalisasi telah membawa perubahan besar pada cara perusahaan dan lembaga keuangan memproses informasi. Jika sebelumnya pemeriksaan rekening koran memerlukan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari, kini teknologi memungkinkan analisis dilakukan dalam hitungan menit dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi.

Analisis netral tentang bagaimana data kinerja P2P yang dimanipulasi atau menyesatkan dapat menyesatkan investor dan menciptakan risiko sistemik di seluruh sektor.
